Bye-bye tagihan mahal! 9 Tips Hemat Listrik Anti Kantong Ambrol

Tips • 17 Juni 2020

Kamu pasti tahu kalau beberapa hari lalu masyarakat dikejutkan dengan tagihan listrik yang tiba-tiba melonjak. Tak tanggung, menurut laporan bahkan 6 persen dari 4,3 juta pelanggan PLN mengalami kenaikan hingga 200 persen!


Menurut PLN ada beberapa penyebab yang membuat tagihan pelanggan naik. Salah satunya penggunaan listrik yang tinggi saat Work From Home (WFH) semasa pandemi COVID-19.


Tentunya tagihan yang tiba-tiba melonjak tinggi membuat kebanyakan masyarakat pusing dan merasa terbebani.


Kamu kesal karena salah satu yang mengalami kenaikan tagihan? Mungkin benar bahwa penggunaan listrikmu mengalami peningkatan sejak COVID-19. Untuk itu, agar kantong nggak jebol lagi, yuk mulai menghemat penggunaan listrik rumah tangga. Berikut 9 tips hemat agar tagihan kamu kembali normal!


1. Beralih ke listrik prabayar


Sumber: harga.web.id

Listrik prabayar merupakan layanan listrik yang memungkinkan pelanggan untuk mengendalikan sendiri penggunaan listriknya sesuai kebutuhan dan kemampuan. Untuk menggunakan, kamu perlu membeli pulsa (voucher/token) listrik isi ulang melalui gerai ATM sejumlah bank atau bisa juga di BukaKios. Kemudian, masukkan nomor token ke KwH Meter yang ada di depan rumahmu.


Dengan menggunakan listrik prabayar, kamu bisa menentukan seberapa besara listrik yang ingin kamu gunakan. Jadi ga perlu deg-degan nunggu tagihan listrik bulanan, deh.


Kalau bingung beli token listrik yang murah dimana, coba beli di BukaKios aja. Transaksinya mudah banget!


2. Menggunakan produk elektronik yang mengusung LED


Sumber: Artikel.rumah123.com

Kalau ditanya harga produk eletronik mana yang murah, pasti pada jawab non-LED. Tapi tahukah kamu, penggunaan listrik pada produk elektronik LED ternyata jauh lebih ringan lho! Karena produk yang mengusung LED memiliki keunggulan seperti hemat energi, tidak panas, dan daya pakainya lebih panjang. Jadi sebaiknya tidak apa bayar mahal di awal. Itung-itung investasi, sob.


3. Menggunakan AC Hemat Listrik


Sumber: Solopos.com

Ga bisa dipungkiri kalau kita sangat membutuhkan yang namanya pendingin karena cuaca tropis yang begitu panas. Jika kamu mampu, kamu bisa menggunakan AC. Namun perlu diingat, gunakan di saat cuaca mulai terasa panas. Selain itu, pastikan AC yang kamu gunakan menggunakan teknologi yang memungkin untuk hemat listrik. Sehingga walau kamu menggunakan AC, tagihan listrik tidak begitu melonjak tinggi.


4. Memanfaatkan sirkulasi melalui ventilasi dan jendela


Sumber: Klikpdpi.com

Menggunakan AC memanglah nikmat. Tapi jika kamu tidak punya, manfaatkan saja ventilasi dan jendela rumahmu. Pada siang hari, pastikan jendela terbuka sehingga sirkulasi udara di rumahmu menjadi lebih baik. Angin yang masuk tentu akan membantu memberimu kesejukan. Lebih baik lagi jika di dekat rumahmu dikelilingi pohon dan tumbuhan, dijamin jadi lebih adem!


5. Cabut steker kabel jika tidak digunakan


Sumber: Ayahkeren.id

Seringkali kita lupa untuk mencabut dan membiarkan steker tercolok. Padahal, langkah ini bisa membuat tagihan listrikmu bertambah, lho. Steker yang tercolok tetap akan mengonsumsi listrik meskipun tidak sedang digunakan. Jadi pastikan untuk selalu mencabut steker setelah menggunakan produk elektronik.


6. Menjalankan program hemat listrik 17-22


Sumber: Topcareer.id

Jika kamu hendak memulai meminimalisir penggunaan listrik di rumah, sepertinya kamu perlu memulai kembali program 17-22. Pada jam tersebut terjadi lonjakan penggunaan listrik karena biasanya orang yang sekolah dan bekerja telah kembali ke rumah dan mulai menggunakan elektronik, seperti tv, charger, lampu, dan masih banyak lagi. Sebaiknya pada jam tersebut, sebisa mungkin untuk tetap menjalankan prinsip hemat dengan menggunakan listrik seperlunya. Jika sudah masuk jam istirahat kamu bisa mematikan beberapa produk elektronik, salah satunya lampu. Dengan begitu, tagihan listrik bisa jauh lebih rendah.


7. Beralih menggunakan laptop


Sumber: Laptopmag.com

Kamu seorang pekerja yang setiap harinya familiar dengan penggunaan komputer? Sebaiknya kamu mulai beralih ke laptop terutama jika pekerjaannya tidak terlalu berat. Karena ternyata komputer lebih banyak memakan daya listrik saat beroperasi, lho. Jika kamu punya dana lebih, sebaiknya beralih ke laptop. Selain bisa dibawa kemana-mana, laptop dinilai lebih hemat listrik karena menggunakan baterai yang bisa kamu cas. Jadi tidak terus menerus terhubung ke listrik seperti saat kamu menggunakan komputer.


8. Menggunakan alat eletronik sesuai kebutuhan


Sumber: Bp-guide.id

Penggunaan alat elektronik sesuai kebutuhan merupakan salah satu langkah yang paling efektif dalam menghemat listrik. Selain membeli produk elektronik yang benar-benar dibutuhkan, pastikan juga produk tersebut memiliki watt kecil. Sehingga daya listrik yang digunakan bisa lebih hemat dari biasanya. Jadi pastikan bijak dalam membeli dan menggunakan produk elektronik ya.


9. Menggunakan sumber daya energi alternatif


Sumber: Grid.id

Punya dana lebih? Kamu bisa mulai membangun dan menggunakan daya energi alternatif. Salah satunya panel surya. Panel surya dinilai paling efektif mengingat kita tinggal di negara tropis yang notabene selalu menerima cahaya matahari selama 12 hingga 13 jam perharinya. Kapasitas dapat diatur sesuai dengan modul yang kamu pasang. Jadi ga perlu takut soal tagihan lagi, deh!