Hati-hati! Bahaya Top up Dengan Kode Unik yang Salah

Info • 18 Februari 2020

Halo, sob. Apakah kamu sering melakukan top up di BukaKios? Metode apa yang sering digunakan? Jika kamu suka menggunakan metode pembayaran transfer bank, kamu perlu membaca informasi ini.


Seperi yang sudah diketahui, metode pembayaran transfer bank menggunakan kode unik. Kode ini berguna untuk membedakan dana yang kamu transfer dengan dana milik orang lain. Selain itu, kode unik yang juga membantu sistem agar bisa memproses top up secara otomatis.


Kode unik yang dibuat oleh sistem diberikan secara berurutan. Sebagai informasi tambahan, satu kode unik hanya diberikan kepada satu orang perharinya. Contohnya, jika kamu orang pertama yang melakukan top up dengan nominal Rp 100.000 dengan metode pembayaran transfer bank BRI pada hari itu, maka kamu akan diberikan kode unik Rp 1. Sehingga nominal yang harus kamu bayar untuk top up adalah Rp 100.001. Dan ketika ada yang melakukan top up dengan nominal dan metode pembayaran yang sama, maka ia akan mendapatkan kode unik Rp 2. Sehingga nantinya dia harus membayar top up Rp 100.002. Begitu juga seterusnya.


Apa yang terjadi jika tidak menggunakan kode unik saat melakukan pembayaran top up?


Top up kamu tidak akan bisa diproses secara otomatis oleh sistem. Dan jika kamu tidak segera melaporkan ke BukaKios Care, maka saldo kamu tidak akan bertambah dan dana yang sudah kamu transfer akan hangus. Jadi pastikan untuk menggunakan kode unik saat melakukan pembayaran top up.


Bahayakah jika salah menggunakan kode unik saat melakukan pembayaran top up?


Sangat berbahaya! Kenapa kami mengatakan hal demikian? Berikut penjelasan singkatnya mengenai penerimaan top up.


Semisalkan kamu membuat tiket top up dengan nominal Rp 100.007 (kode unik yang didapatkan adalah Rp 7). Kemudian kamu melakukan pembayaran namun dengan nominal Rp 100.006, maka top up kamu tidak akan bisa diproses. Lebih berbahayanya lagi, jika kebetulan saat itu ada yang memiliki tiket top up dengan nominal dan kode unik yang sama dengan nominal yang sudah kamu transfer, maka secara otomatis dana kamu akan mengalir ke tiket top up orang lain.


Jika setelah tim teknis melakukan pengecekan dan ternyata dana kamu masih tertanam (tidak mengalir ke akun BukaKios milik orang lain), BukaKios masih bisa memproses kembali top up kamu. Namun jika sudah terlanjur masuk ke akun BukaKios milik orang lain, maka top up kamu tidak akan bisa diproses kembali. BukaKios tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuat oleh user sendiri, baik secara sadar maupun tidak. Jadi pastikan lebih teliti lagi saat melakukan pembayaran top up. Dan pastikan juga nominal yang dibayar sama dengan nominal yang tercantum di tiket top up kamu ya.


Untuk kamu yang sering melakukan top up dengan metode pembayaran Transfer Bank, silahkan baca disclaimer dibawah ini.


Disclaimer: Kode Unik pada Top Up BukaKios


  1. Jika tidak mencantumkan kode unik saat melakukan pembayaran top up, maka sistem tidak bisa memproses top up tersebut secara otomatis.
  2. Jika sudah terlanjur melakukan pembayaran tanpa mencantumkan kode unik, segera hubungi BukaKios Care melalui Live Chat dengan melampirkan bukti pembayaran yang valid. Jika tidak, pembayaran yang kamu lakukan terancam hangus.
  3. Jika user salah mencantumkan kode unik pada saat melakukan pembayaran (tidak sesuai dengan kode unik yang tercantum di tiket top up), maka sistem tidak bisa memproses top up tersebut secara otomatis.
  4. Top up yang salah kode unik masih bisa diproses jika dana yang ditransfer diketahui belum berhasil masuk ke akun BukaKios mana pun.
  5. Top up yang salah kode unik tidak bisa diproses jika dana yang ditransfer sudah dinyatakan berhasil masuk ke akun BukaKios (pemilik tiket top up dengan nominal dan kode unik yang sama dengan nominal pembayaran top up), meskipun itu bukan akun miliknya.
  6. BukaKios tidak bertanggung jawab dan tidak bersedia mengganti rugi atas kelalaian yang dilakukan oleh user, baik disengaja maupun tidak.