Jangan Asal, Simak 5 Etika Saat Bersin dan Batuk

Tips • 18 Maret 2020

Masih segar di benak kita saat Presiden Jokowi mengumumkan kasus virus corona pertama di Indonesia pada Kamis (2/3). Berdasarkan pengumuman tersebut, diketahui ada dua warga Indonesia yang positif mengidap virus corona. Tak lama setelah itu, kepanikan muncul di tengah masyarakat. Mereka mulai memborong hand sanitizer dan masker yang akhirnya membuat kedua barang tersebut menjadi langka.


Menurut World Health Organization (WHO), virus corona dapat menular dari manusia ke manusia, yaitu dari orang yang terinfeksi virus corona ke orang yang sehat. Ada media yang menjadi sumber penyebarannya, yaitu cairan yang keluar dari tubuh orang yang terinfeksi. Cairan tersebut berupa percikan air liur yang berasal dari bersin dan batuk.


Cara penyebaran bisa melalui barang yang permukaannya terdapat percikan air liur dari orang terinfeksi. Jika orang lain memegang benda tersebut, kemudian menyentuh muka terutama mata, hidung dan mulut, maka orang tersebut bisa ikut terinveksi virus corona.


Agar hal tersebut tidak terjadi, pastikan kamu mengetahui etika bersin dan batuk yang benar. Etika ini tidak hanya diterapkan di masa virus corona saat ini, tapi juga seterusnya. Dan etika ini juga seharusnya diterapkan tidak hanya pada orang sakit, tapi juga orang sehat.


Jika kamu masih belum tahu, berikut 5 etika bersin dan batuk yang perlu kamu ketahui dan bisa kamu terapkan sehari-hari.


1. Tutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lengan baju bila sedang bersin dan batuk


Agar percikan air liur tidak menyebar kemana-mana, pastikan kamu menutup mulut dan hidung saat bersin dan batuk. Kamu bisa gunakan tisu dan lengan baju jika terdesak. Jangan gunakan telapak tangan karena sangat beresiko menyebarkan kuman melalui apapun yang kamu pegang dengan tangan terkontaminasi tersebut.


2. Gunakan masker saat flu agar orang lain tidak tertular


Jika kamu memang sedang mengalami flu, pastikan kamu menggunakan masker agar virus dan kuman tidak menyebar. Namun pastikan masker tidak diletakkan di leher karena bisa kuman bisa menyebar kembali.


3. Buang tisu dan benda yang terkontaminasi percikan bersin dan batuk ke tempat sampah


Segera buang tisu atau benda terkontaminasi yang menjadi penutup saat kamu bersin dan batuk ke tempat sampah. Jangan letak sembarangan benda tersebut karena virus dan kuman akan menyebar ke benda yang disentuhnya.


4. Jangan sentuh wajah setelah bersin dan batuk. Tangan bisa menularkan kuman dan virus ke wajah


Jangan sekali-kali menyentuh wajah setelah bersin dan batuk. Hal ini disebabkan virus dan kuman yang masih berkembang di tangan dapat berpindah ke wajah. Tentunya ini akan menimbulkan penyakit bagi kamu.


5. Cuci tanganmu pada air bersih menggunakan sabun pencuci tangan. Jika tidak punya, gunakan hand sanitizer


Setelah bersin dan batuk, segera cuci tanganmu dengan air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun pencuci tangan. Cuci dengan cara yang tepat agar kuman dan virus dapat disingkirkan dari tanganmu. Jika kamu sedang dalam wilayah yang sulit air atau tidak punya sabun pencuci tangan, kamu bisa menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif.


Intinya, agar kita terjaga dari penyakit, pastikan untuk menjaga kesterilan tubuh dan apapun yang masuk ke mulut. Jika kita sudah menjaga kebersihan, maka kecil kemungkinan untuk terinfeksi penyakit.Stay healthy, sob!