‘Konspirasi’ Indomie Jawa dan Luar Jawa, Netizen Ributin Cabe!

Trend • 11 Juni 2020

Tak peduli status sosial, mie instan memang menjadi primadona semua kalangan. Selain cara memasaknya yang tergolong mudah, cita rasa yang diberikan pun membekas dan membuat orang kecanduan untuk terus memakannya. Jika ditanya merk mie instan mana yang paling enak, akan muncul berbagai argumen tiada akhir dari netizen. Bagaikan memasang kartu terbaik di sebuah kompetisi, mereka saling mengadu mie instan terbaiknya, walau mereka tahu soal rasa tergantung selera masing-masing.


Namun kali ini ada yang menarik muncul dari salah satu merk mie instan tanah air, Indomie. Bukan perihal debat kusir cita rasa terbaik, justru netizen dibuat heran dengan bumbu yang ada dalam bungkus Indomie. Ternyata terdapat perbedaan antara bumbu indomie produksi di Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa!


Riuh netizen tersebut bermula dari unggahan tweet dari akun twitter @subtanyarl. Dalam tweet tersebut, terdapat foto penampakan dua bumbu Indomie dengan wilayah produksi yang berbeda. Pada indomie produksi luar pulau jawa, bumbu mie instan terdiri dari minyak, kecap, bubuk cabe, penyedap rasa, dan tidak ada saus serta bawang goreng. Sedangkan produksi pulau jawa, bumbu mie instan terdiri dari bawang goreng, penyedap rasa, saus, kecap, dan minyak.


Tweet tersebut pun menimbulkan berbagai argumen, ada yang mengaku percaya, ada yang tidak, ada yang bahkan rela membuat video ‘unboxing’ mie instan versi wilayahnya.


Hingga artikel ini diterbitkan, tweet tersebut sudah di-retweet 7,7 ribu kali dan disukai 28,6 ribu pengguna Twitter lainnya.


Indofood Klarifikasi Perbedaan Bumbu Tiap Wilayah


Dikutip dari Kompas.com, General Manager Marketing Noodle Division PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Julia Atman mengatakan informasi yang beredar di media sosial tersebut adalah benar.


“Memang benar Indomie goreng memiliki 2 SKU (Stock Keeping Unit) yang disesuaikan dengan lidah masyarakat,” ujar Julia saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (9/6/2020).


Menurutnya, tim Marketing Noodle Indofod terlebih dahulu melakukan tes dan mengumpulkan pandangan dari konsumen di beberapa daerah. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan komposisi bumbu dengan selera masyarakat lokal.


Sementara itu, Head of Corporate Public Relation Indofood, Novi Arlaida ikut membenarkan perbedaan bumbu tersebut. Ia mengatakan bahwa pemilihan selera dan tes ke konsumen tersebut sudah dilakukan sejak lama. Tambahnya lagi, perbedaan bumbu mie sudah ada lebih dari 10 tahun lalu.


“Di pasar sudah ada lama sekali, sudah lebih dari 10 tahunan,” ujar Novi.