Per 18 April 2020, Ponsel Black Market Resmi Diblokir

Info • 21 April 2020

Setelah tertunda selama beberapa waktu, akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi memblokir ponsel black market per 18 April 2020. Pemblokiran dilakukan dengan mengidentifikasi International Mobile Equipment Identity (IMEI).


Dalam menjalankan kebijakannya, dibutuhkan kolaborasi dengan dua kementerian lainnya, yaitu Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. Dari kolaborasi itu, akhirnya muncul tiga Peraturan Menteri yang disahkan secara bersamaan pada 18 Oktober 2019 lalu.


Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto yang dikutip dari tirto.id, ia menjelaskan bahwa selama ini ponsel black market sudah merugikan negara dengan menciptakan persaingan tidak sehat bagi industri dalam negeri, dan merugikan konsumen.


Tambahnya lagi, pemblokiran berdasarkan IMEI dinilai sangat efisien karena di dalamnya terdapat 15 digit nomor yang memiliki fungsi sebagai nomor identifikasi sebuah perangkat bergerak. Sehingga pemerintah dapat memilah dan menentukan ponsel mana yang masuk melalui jalur resmi dan mana yang illegal. Dengan begitu, kesalahan saat pemblokiran bisa termilimalisir,


Agar tidak terimbas dengan kebijakan ini, pemerintah berharap agar masyarakat dapat membeli ponsel di tempat yang terpercaya, termasuk gerai distributor resmi dan gerai ponsel resmi. Sehingga ponsel yang dibeli dijamin resmi dan tentunya IMEI yang tercantum sudah terdaftar di negara.


Untuk memastikan legalitas ponsel, pemerintah menyarankan masyarakat untuk melakukan pengecekan IMEI melalui situs imei.kemenperin.go.id.


Tidak semua ponsel black market diblokir


Dikarenakan adanya masyarakat yang sudah terlanjur membeli ponsel black market, akhirnya pemerintah memberikan kelonggaran dan membahas ini di peraturan sebelumnya. Ponsel yang sudah dibeli dan diaktifkan sebelum 18 April 2020 tidak akan terimbas kebijakan ini. Sehingga masyarakat masih bisa menggunakan ponselnya seperti biasa. Sebaliknya, bagi yang baru mengaktifkannya mulai 18 April 2020, dipastikan ponsel tersebut akan terblokir dan tidak akan mendapatkan jaringan seluler.