Pesan Umar Bin Khattab Jika Umat di Zaman Rusak

Jum'at Barokah • 12 Juni 2020

Sosok pemimpin yang baik adalah pemimpin yang rela bertahan dan menderita bersama rakyatnya dalam masa sulit sekalipun. Jika ditanya siapa sosok pemimpin terdahulu yang memiliki sifat di atas untuk menjadi suri tauladan, jawabannya adalah Umar bin Khattab, sahabat Rasulullah SAW. yang telah dijamin masuk surga.


Umar merupakan khalifah kedua umat Islam menggantikan Abu Bakar Ash Shiddiq yang meninggal karena sakit. Ia dikenal dengan keteguhan prinsip, ketegasan, keadilan, dan keberanian sebagai pemimpin. Ketika kepemimpinan umat muslim berada dibawah kendalinya, kepeduliannya kepada umat sangat terasa. Tak heran jika Umar dianggap sebagai pemimpin ideal dan disegani oleh umat muslim.


Berhasil menjaga kedamaian, ia tak lupa memberikan pesan kepada umat jika menghadapi zaman yang rusak. Berdasarkan kutipan dari buku Sang Legenda Umar bin Khattab karya Yahya bin Yazid al-Hukmi Al Faifi, berikut adalah pesan Umar Bin Khattab.


Jika zaman sudah rusak, jagalah jangan sampai orang-orang bersuuzan (buruk sangka) terhadap kebenaran. Janganlah orang Muslim memberi alasan kepada orang yang berbuat gibah walaupun yang dikatakan itu benar! Jangan pernah membantu niat gibahnya meskipun untuk kebaikan dan kejujuran! Sebab, perbuatan itu adalah adab yang tercela dan tidak menjaga diri dan kepribadian. Sungguh penggibah yang jujur pasti membuka dan menyingkap keburukan yang ditutupi-tutupi, menginjak hal yang dihormati, tidak memelihara harga diri dan kehormatan orang lain.


Hendaklah kita untuk merenungi pesan Umar ini. Sebab seperti yang kita lihat, praktik ghibah dan suuzan terus berkembang belakangan ini. Agar kita tidak menjadi umat yang tercela dan merugi, alangkah baiknya kita menjalankan pesannya. Tak lupa juga untuk mengingatkan saudara kita untuk ikut menghindari perbuatan tercela tersebut.


Semoga kita termasuk golongan orang-orang istiqomah untuk menjalankan pesan Umar bin Khattab. Aamiin.