Seperti Apa Smartphone yang Cocok untuk Mobile Game?

Info • 02 Oktober 2020

Bermain game merupakan salah satu hobi yang peminatnya tak bisa dibilang sedikit. Bahkan, seiring perkembangan teknologi, aktivitas tersebut menjadi peluang untuk menghasilkan uang.


Umumnya, game terdiri dari empat jenis, yakni console game, PC game, handheld game, dan mobile game. Namun, dengan perkembangan smartphone saat ini, mobile game terbilang lebih populer dibandingkan tiga lainnya.


Mobile game sendiri merujuk pada game yang dimainkan melalui smartphone. Seperti diketahui, jumlah pengguna seluler pintar terus tumbuh dari tahun ke tahun.


Pertumbuhan smartphone yang pesat ditambah faktor portabilitas membuat mobile game lebih diminati banyak orang saat ini. Bahkan, pada 2019, jenis game tersebut mampu merajai 45 persen pasar game global, sebagaimana dikutip dari Tech Crunch, Jumat (23/8/2019).


Di sisi lain, pada tahun yang sama, lembaga riset asal Amsterdam Newzoo menemukan jumlah pemain mobile game mencapai lebih dari 3,3 miliar di seluruh dunia.


Banyaknya peminat mobile game lantas dipandang sebagai ladang industri oleh sejumlah perusahaan teknologi. Malahan, ada yang sampai mendirikan unit bisnis tersendiri untuk game.


Alhasil, mobile game yang berada di pasar aplikasi, seperti Play Store pada sistem operasi Android, pun semakin banyak dan bervariasi.


Namun, di antara sekian banyak game yang tersedia di apps store, role playing games (RPG), battle royale games, simulation, strategy, dan action merupakan kategori game seluler yang sering dimainkan.


Seluruh jenis game seluler tersebut biasanya berukuran besar. Bahkan, ada aplikasi game yang memiliki ukuran file lebih dari 1 gigabyte (GB). Grafis game-game tersebut pun lumayan berat. Sementara itu, tidak semua smartphone memiliki spesifikasi yang mendukung untuk bermain game.


Untuk mendapatkan pengalaman seru saat bermain mobile game, smartphone yang digunakan mesti punya chipset terbaik, RAM berkapasitas besar, ruang penyimpanan luas, baterai tahan lama, layar beresolusi tinggi, sistem pendinginan, serta kelengkapan periferal.


Melihat kebutuhan itu, sejumlah produsen smartphone akhirnya menciptakan ponsel khusus gaming. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para gamer.


Dalam dua tahun terakhir, ada banyak merek ponsel gaming beredar di pasaran. Salah satunya adalah Black Shark, perusahaan teknologi berbasis game asal China yang didirikan pada 2017.


Berbicara Black Shark, tak sedikit orang yang keliru akan merek ini. Mereka mengira Black Shark merupakan produk turunan dari Xiaomi layaknya Mi dan Redmi.


Vice President Marketing of Black Shark Yang Sun secara resmi mengatakan, Black Shark merupakan perusahaan sendiri yang memiliki pabrik dan operasional yang juga dijalankan secara independen.


“Xiaomi adalah investor utama dari Black Shark. Kami bangga atas hal tersebut. Namun, Black Shark bukan merek smartphone tradisional. Fokus kami adalah di bidang gaming, termasuk teknologi dan perangkat berbasis gaming,” jelas Yang Sun, seperti dalam pemberitaan Kompas.com, Jumat (6/9/2019).


Sumber: Kompas.com